Nilam Nastiti Normala Dewi
3820177181425
Farmasi 5B
Perbedaan sanitasi Universitas Darussalam Gontor dengan pondok Ali
Maksum Lamongan
Apa yang dimaksud dengan sanitasi . Secara umum, pengertian
sanitasi adalah suatu upaya yang dilakukan oleh manusia untuk mewujudkan dan
menjamin kondisi lingkungan (terutama lingkungan fisik, yaitu tanah, air, dan
udara) yang memenuhi syarat-syarat kesehatan atau suatu kondisi yang berkaitan
dengan kesehatan masyarakat, terutama penyediaan air minum bersih dan pembuangan
limbah yang memadai. Sanitasi dapat membantu mencegah timbulnya penyakit dengan
cara pengendalian faktor-faktor lingkungan fisik yang berhubungan dengan rantai
penularan penyakit. Sanitasi juga dapat di sebut perilaku manusia yang
disengaja untuk membudayakan kebiasaan hidup bersih dan sehat untuk mencegah
manusia terkontaminasi langsung dengan bahan-bahan kotor dan berbahaya dengan
harapan bisa menjaga dan memperbaiki tingkat kesehatan manusia. Menurut WHO, pengertian sanitasi adalah pengendalian
semua faktor lingkungan fisik manusia yang dapat menimbulkan akibat buruk
terhadap kehidupan manusia, baik fisik maupun mental.
Universitas Darussalam Gontor adalah universitas unggulan
yang mengintegrasikan sains, teknologi dan ilmu-ilmu kemanusiaan dengan
ilmu-ilmu keislaman dan tetap mengikuti perkembangan zaman. Komunitas pondok
pesantren universitas darussalam gontor ini berbasis modern.
Masalah air bersih di kamar mandi dan sanitasi
di unida menjadi masalah klasik yang tak kunjung usai. Beberapa mahasiswi
terkena penyakit diare , gatal gatal akibat air yang kurang bersih di
sebabkan kurangnya kesadaran mahasiswi
unida akan kebersihan.
Sanitasi di pondok pesantren universitas
darussalam gontor pada dasarnya adalah usaha mahasiswi yang menitik beratkan pada
pengawasan terhadap struktur fisik, dimana orang menggunakannya sebagai tempat
berlindung yang mempengaruhi derajat kesehatan kita semua. Kondisi santisasi
sangat berkaitan dengan penyakit berbasis lingkungan yang menular di antara nya
penyakit kulit, diare dll. Di universitas darussalam gontor ini kurang
memperhatikan kebersihan yang ada di sekitar termasuk membuang sampah tidak
pada tempatnya sehingga menimbulkan banyak lalat,nyamuk,dan juga belatung
akibat tumpukan nasi bekas mahasiswi yang di buang sembarangan. Solusi dari
permasalahan tersebut yaitu dengan membudidayakan hidup sehat kesehariannya
karena lingkungan sehat dan bersih akan membawa efek yang baik bagi kesehatan.
Demikian pula sebaliknya,lingkungan yang kotor akan menjadi sumber munculnya
berbagai penyakit yang tentunya akan menular. Penyakit yang sering di temukan
di universitas berbasis pondok pesantren ini karena anak pesantren sering
bertukar pinjam sandal,handuk,guling dll. Sehingga disinilah kunci akrabnya
penyakit di dunia pesantren.
Fasilitas sanitasi di unida harus memenuhi persyaratan antara
lain meliputi penyediaan air minum yang bersih, kamar mandi yang layak untuk di
pakai serta membudayakan kebersihan di tempat makan atau dapur karena terkadang
nasi yang telah di sediakan di dapur banyak di hinggapi lalat sehingga
menimbulkan berbagai macam penyakit akibat ulah serangga tersebut , lalat yang
hinggap di nasi tadi dapat menimbulkan telur yang dimana kita tidak bisa
melihatnya ketika makan jika tidak di perhatikan baik baik. Hal itu bisa kita
atasi dengan menutup tudung nasi atau dengan memberikan kertas minyak yang
lengket untuk lalat agar tidak menghinggap di nasi.
Adapun peraturan pemerintah tentang
kesehatan lingkungan yaitu Undang-Undang RI No. 36 th 2009
tentang Kesehatan yang
dimulai dari menimbang terdiri dari 5 dasar pertimbangan perlunya
dibentuk undang-undang kesehatan yaitu pertama; kesehatan adalah hak asasi dan salah satu unsur kesejahteraan, kedua; prinsip
kegiatan kesehatan yang nondiskriminatif, partisipatif dan berkelanjutan, ketiga; kesehatan
adalah investasi, keempat;
pembangunan kesehatan adalah tanggung jawab pemerintah dan masyarakat, dan yang kelima adalah
bahwa undang-undang kesehatan no 23 tahun 1992 sudah tidak sesuai lagi dengan
perkembangan, tuntutan dan kebutuhan hukum dalam masyarakat.
Perbandingan dengan sanitasi lingkungan di
universitas darussalam gontor dengan pondok pesantren ali maksum al munawwir
yaitu :
1.
Ventilasi
dan kelembaban udara yang ada di ponpes ali maksum mejamin pergantian udara di
dalam kamar dan ruang dengan baik. Luas lubang penghawaan anatar 5%-15%.
2.
Pengelolaan
sampah di ponpes ali maksum terbuat dari bahan yang kuat ,tahan karat,
permukaan bagian dalam licin. Tempat sampah biasa di kosongkan setiap 1x 24
jam. Sehingga pengelolaan di ponodk pesantren ini cukup baik dengan memanfaatkan ruang terbuka pondok
untuk menimbun sampah, dan tempat sampah tersedia di berbagai sudut pondok.
3.
Pengelolaan
air limbah di ponpes ini tidak mengalir lancar sehingga menyebabkan air limbah
menggenang di tempat terbuka . Seharusnya pondok pesantren harus memiliki
sistem pengelolaan air limbah sendiri yang memenuhi persyaratan teknis.
Manfaat Sanitasi Bagi Manusia :
Sanitasi memberikan banyak manfaat bagi lingkungan manusia, khususnya
lingkungan fisik; tanah, air, dan udara. Secara singkat, berikut ini adalah
beberapa manfaat sanitasi bagi kehidupan manusia:
·
Terciptanya kondisi
lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi manusia.
·
Mencegah timbulnya
penyakit-penyakit menular.
·
Menghindari pencemaran
lingkungan.
·
Mengurangi jumlah
persentase orang sakit.
Komentar
Posting Komentar